InformasiTips dan Trik

Tips Untuk Sobat Green Cara Merawat Monstera Dengan Metode Terbaik

Written by

Merawat tanaman monstera bisa dibilang susah-susah gampang. Monstera Deliciosa adalah jenis tanaman merambat atau menjalar, habitatnya di hutan tropis bagian selatan Meksiko sampai Panama. Di sebut monstera karena ukuran tanaman yang bisa mencapai puluhan meter di alam bebas, monstera memiliki kekhasan pada daunnya yang lebar dan sobek-sobek. Monstera deliciosa adalah tanaman yang sekarang ini menjadi idola untuk menghiasi bagian eksterior maupun interior rumah. Jenis tanaman hias ini terkenal susah-susah gampang untuk dirawat. Jika anda ingin menanam monstera dalam rumah, perhatikan cara perawatannya.

Berikut perawatan sehari-hari yang bisa kamu lakukan agar monstera tampak cantik dan hijau terus :

1. Media Tanam

Sebelum menanam Monstera di pot, perlu di perhatikan dulu apakah media tanam sudah memiliki nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembang tanaman. Media tanam yamg digunakan tidak jauh berbeda dengan tanaman hias lainnya. Komposisi yang baik digunakan untuk tanaman ini terbuat dari campuran tanah dengan pasir serta kompos dengan perbandingan 1 banding 1.

2. Pencahayaan Yang Cukup

Cara merawat monstera yang pertama adalah Letakkan monstera di lokasi dengan banyak cahaya karena semakin banyak cahaya, monstera bisa tumbuh semakin baik pastikan jika cahaya dan kelembaban yang dibutuhkan telah terpenuhi namun hindari paparan sinar matahari secara langsung. Paparan sinar matahari langsung bisa menyebabkan tanaman ini mengalami kekeringan. Maka letakkan monstera pada ruangan dengan pencahayaan yang cukup dan teduh, pastikan monstera tetap mendapatkan sinar tanpa mengalami pemanasan yang berlebih.

Baca Juga :
6 Tips Menanam Cabe Rawit

3. Penyiraman Yang Tepat

Faktor lain yang harus diperhatikan untuk merawat monstera adalah air. Pastikan jika kadar air yang diberikan sudah pas meskipun tanaman monstera ini mampu hidup di dalam air, namun akarnya akan lebih cepat membusuk jika dibiarkan terus menerus basah. Lakukan penyiraman secara rutin, setidaknya sekitar seminggu sekali maka akan menjaga keseimbangan kadar air pada tanaman monstera.

Di samping itu sangat diperlukan perawatan dengan memberikan cairan hormon sitokinin atau zat pengatur pertumbuhan yang berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan tunas, batang maupun daun dan menunda proses penuaan tanaman. Lakukan penyiraman dengan cairan sitokinin yang sudah di larutkan dengan air.

4. Rawat Daun Monstera

Warna daun sehat pada tanaman ini adalah hijau pekat, sehingga apabila tanaman monstera menghasilkan daun dengan warna kuning dan kering, maka bisa jadi daun monstera ini terpapar oleh udara panas ataupun udara yang terlalu dingin. Apabila hal tersebut terjadi terus menerus, maka tanaman ini dapat layu dan bahkan mati. Untuk itu lakukan penyemprotan cairan hormon sitokinin pada daun untuk mencegah daun tanaman itu layu atau terjadi penuaan. Larutan Sintokinin: 100 ml dicampur 1 Liter air kemudian ambil 10ml larutan yang sudah di larutkan tadi kita tambahkan lagi 1 liter air, kemudian semprotkan ke permukaan daun atau akar. Sebaiknya penyemprotan dilakukan pada pagi dan sore hari. Cara tersebut akan membantu memperbaiki jaringan batang yang rusak.

5. Mengganti Pot Tanaman Tidak Kalah Penting

Mengganti pot tanaman monstera secara rutin dan berkala, dilakukan apabila akarnya sudah terlihat mengikat dan penuh di dalam pot tersebut. Pot yang diganti, sebaiknya ukurannya 5-10 cm lebih besar dari ukuran sebelumnya. Gunakan juga tanah dengan kualitas baik yang tidak di ambil dari pekarangan rumah. Hal ini karena biasanya tanah tersebut mengandung hama yang ditakutkan dapat menghambat perkembangan tanaman monstera ini.

Ada info yang tidak kalah penting ternyata Daun monstera yang begitu menawan, juga memiliki racun yang dapat membuat iritasi pada mulut, melepuhkan tenggorokan, dan juga dapat membuat suara menjadi hilang apabila dikonsumsi. Maka perlu adanya pendampingan dan pengawasan orang dewasa jika terdapat anak-anak yang belum begitu paham akan bahaya tanaman ini. Lebih baik pula jika tanaman ini dijadikan hiasan di tempat yang lebih tinggi, sehingga anak-anak tidak dapat menggapainya. Tanaman ini memang membutuhkan metode perawatan khusus agar bisa tumbuh dengan baik dan sempurna. Sekian sobat tips dari kami, semoga bermanfaat.

Leave a Comment