Jenis rumput ini bisa menggemukkan hewan ternak
Rumput raja merupakan salah satu jenis rumput yang paling umum ditemukan di sekitar lingkungan, seperti semak-semak. Jenis rumput ini banyak digunakan oleh para peternak.
Rumput ini mudah ditanam, dapat tumbuh dari dataran rendah hingga dataran tinggi, menyukai tanah subur dan curah hujan yang merata sepanjang tahun.
Produksi rumput ini jauh lebih tinggi dibandingkan rumput lainnya.
Rumput raja juga memiliki kualitas yang baik dari kedua silangannya antara rumput gajah dengan rumput barja.
Tingginya produktivitas jenis rumput ini, banyak digunakan sebagai pakan dalam usaha penggemukan hewan, seperti sapi, kambing, domba, dan kerbau.
Untuk mengetahui banyak tentang fakta menarik rumput raja, yuk simak beberapa informasi di bawah ini.
Fakta Menarik tentang Rumput Raja
Rumput raja memiliki nama latin Pennisetum purpuphoides atau disebut juga dengan nama king grass. Ukurannya yang besar dan daunnya yang tebal membantu pertumbuhan hewan ternak.
Rumput raja memang memiliki ciri-ciri yang berbeda dari jenis rumput lainnya. Kehadirannya memang dikhususkan untuk pakan ternak, dan bukan sebagai rumput hias.
Meski begitu, ada beberapa fakta menarik tentang rumput raja yang harus Sobat green ketahui, yaitu:
1. Lebih Cepat Tumbuh
Sobat green, dibandingkan rumput gajah, produksi hijauan rumput raja dua kali lipat, yaitu dapat mencapai 40 ton rumput segar per hektar sekali panen.
Atau, setara dengan 200-250 ton rumput segar per hektar per tahun.
Selain itu, rumput ini juga tahan kering dan dapat dipanen dengan waktu yang cepat.
Pada penanaman pertama, rumput ini bisa dipanen sekitar 2 sampai 3 bulan, setelah itu rumput bisa dipanen setiap 6 minggu sekali.
Rumput raja dapat dipanen pada tahun pertama, di mana tanaman lain mungkin membutuhkan waktu satu atau dua tahun sebelum panen pertama.
2. Kandungan Nutrisi Lebih Baik
Rumput raja memiliki juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik daripada rumput gajah. Kandungan protein pada rumput raja sekitar 11%, sedangkan rumput gajah hanya 8%.
Perbedaan nutrisi tentunya juga memiliki perbedaan pada jumlah protein dan beberapa kandungan lainnya akan lebih unggul dari pada rumput gajah.
Tak heran, banyak para perternak memilih rumput raja sebagai pakan hewannya karena lebih cepat menggemukan dari pada rumput lainnya.
3. Ciri Khas Rumput Raja
Rumput raja memiliki ciri khas tegak, lebat, bahkan akar dan tingginya bisa mencapai 4 meter.
Rumput ini juga memiliki batang yang keras dan tebal, daunnya akan lebar dan panjang seiring bertumbuh.
Selain itu, akar tanaman rumput ini juga berupa akar serabut, selayaknya akar rumput-rumput lain.
4. Daunnya Memiliki Banyak Protein
Jenis rumput ini memiliki tekstur yang agak kasar, lebar, dan sedikit tegak. Pada bagian daun, terdapat bulu-bulu cukup panjang yang terletak di dekat liguna.
Ternyata, bagian daun menjadi keunggulan pada rumput ini karena terdapat banyak kandungan gizi. Kandungan tersebut meliputi proten serta serat yang cocok dikonsumsi untuk hewan peliharaan.
5. Metode Penanaman
Sobat green, penanaman rumput raja dapat dilakukan 2 cara, yaitu stek dan sobekan.
Pada cara stek, batang yang digunakan untuk stek sebaiknya berumur kurang lebih 8 bulan dengan panjang 25-30 cm.
Ciri-ciri bibit setek yang baik adalah tumbuhan tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda juga, memiliki 2 mata tunas, serta warna kulitnya hijau-hijau muda.
Sedangkan pada teknik sobekan, Moms bisa menggunakan rumput muda. Ciri-ciri rumput yang ideal salah satunya memiliki tinggi 20-25 cm.
Ketika melakukan media tanam, Moms perlu membuat lubang dengan ke dalaman 20 cm.
Dalam hal budidaya, rumput raja yang mampu tumbuh dengan mudah, dapat beradaptasi sangat baik pada dataran tinggi maupun rendah.
Untuk kondisi tanah, tanah yang tidak terlalu lembap dengan curah hujan yang cukup bisa menjadi faktor lain yang memudahkan tumbuhnya rumput raja.
KONTEN MENARIK TENTANG DUNIA AGRIBISNIS (KLIK DISINI)
BACA JUGA 5 Jenis Buah Salak, Cita Rasa dan Bentuknya Beragam! (KLIK DISINI)